Selasa, 25 Agustus 2009


Opening sayz…

Sesungguhnya tanpa ijin & kehendak Allah SWT, tak pernah ada kejadian apapun di dunia ini.

Semua diawali oleh kewajiban siswa/i untuk memiliki organisasi wajib di sekolah. Apapun latar belakangnya, entah keinginan, panggilan jiwa, suatu kebetulan atau keterpaksaan. Disini semua menjadi satu dan sama. Hari-hari pertama seakan biasa namun setelah waktu berjalan, kegiatan demi kegiatan kita lalui bersama, semua menjadi dipenuhi dengan kebersamaan walaupun ada perbedaan. Kekuatan fisik dan mental di uji disini. Disini kita belajar hidup lebih terbuka dan dapat mengenal atau menambah teman dari kelas lain. Cari pengalaman yang jauh dari tempat tinggal, keluarga, belajar gimana rasanya makan dan tidur bareng temen-temen dalam suatu acara atau apapun.

Inilah kesempatan yang ga kan datang 2x. ga da perasaan nyesel. Hidup bersosialisasi dengan sekitar. Merasakan pentingnya kebersamaan, belajar mandiri, kekompakan juga rasa solidaritas. Selain belajar beradaptasi dengan lingkungan sekitar juga mendapat pengalaman dan pengetahuan yang luas. Semua ini adalah hal yang dapat dijadikan pelajaran yang mahal yang tak di dapat di bangku sekolahan. Jadi satu tahap lebih dari yang lain.

Mazebi 13 adalah wahana tempat bertemunya hajat sekumpulan orang atau siswa/I kartika yang berfungsi sebagai tempat berexspresi bahkan “cubluk public” dan media bersama yang terbuka untuk semua orang (terutama –emosionality- (+)) juga sebuah ruang yang bermanfaat bagi kita,merasa dimiliki, kebebasan bernapas, berpendapat, berkreatifitas dan berbagi.

Di tengah keberadaannya menyimpan sebuah tabir yang mulanya sebagai petugas kesehatan sekolah dan sebagai pelajar tentu kita dituntut jadi ruang yang nyaman dan melaksanakan pendidikan sebagaimana kewajiban pelajar. Publik sekolah memiliki kesamaan dalam ‘memanfaatkan’ dan ‘mendapatkan’ apapun nilai yang ada di dalamnya. Persoalan muncul saat ada benturan dengan fungsinya sebagai anggota dan pelajar. Di satu sisi untuk pendidikan di sekolah tapi disisi lain merupakan otoritas dari organisasi itu sendiri.

Mazebi 13 adalah salah satu ‘ruang’ kesehatan yang di fasilitasi oleh pihak sekolah namun segala kegiatannya di serahkan kepada anggotanya sendiri dan persetujuan Pembina. Jadi,sekolah sebagai fasilitor dan mazebi 13 sebagai partisipan baik sebagai pengelola maupun pengguna. Kita harus mengerti bagaimana sebuah pengorganisasian bekerja. Apa karakteristiknya dan bagaimana akhirnya menciptakan sebuah sistem. Mazebi 13 menunjukan adanya teka-teki dalam sebuah kontradiksi, kreatifitas, exspansi dan keresahan di balik keteraturan dan keterbatasan. Menderita karena lingkungan sendiri. Pemikiran yang di seimbangkan oleh kemauan keras dan walau memiliki cinta yang kuat tapi jarang menunjukannya dan menderita karenanya. Karena salah paham, sering di anggap tak masuk akal lah, dll. Cenderung menyukai memakai seragam yang sama tapi benci permusuhan dan perdebatan. Kebersamaan berarti penting bagi kebahagiaan.

“kita tak pernah tau jika akan bersama tapi kita tau bahwa akan berpisah”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar